Menggunakan Sensor LDR Dengan Arduino

pengantar

---------------

Hai semuanya, Ini adalah video tutorial Arduino pertama saya. Dalam video ini saya akan menunjukkan kepada Anda cara menggunakan LDR atau Light Dependent resistor untuk menghidupkan dan mematikan sirkuit lain atau LED.

Bukankah akan sangat keren jika setiap kali ruangan menjadi gelap, bola lampu secara otomatis menyala dan menghilangkan kegelapan? Dalam proyek yang sangat sederhana ini, saya fokus pada menghilangkan kegelapan. Anda bahkan dapat menggunakan ini sebagai sistem penerangan darurat.

Langkah 1: Prinsip

LDR adalah jenis resistor khusus yang memungkinkan tegangan lebih rendah untuk melewatinya (resistansi tinggi) setiap kali voltase gelap dan lebih tinggi untuk melewati (resistansi rendah) setiap kali ada intensitas cahaya yang tinggi.

Kita akan menggunakan resistor 10k bersama dengan LDR untuk membuat rangkaian pembagi tegangan. Perlawanan yang bervariasi dari LDR dikonversi ke tegangan yang bervariasi yang pin analog dari Arduino kemudian akan digunakan dalam logikanya.

Langkah 2: Persyaratan Perangkat Keras

Untuk proyek Arduino DIY yang sangat sederhana ini kita perlu:

- papan tempat memotong roti

- arduino uno / nano (apa pun yang praktis)

- LED (Light Emitting Diode)

- LDR (Photoresistor)

- Resistor 10K untuk membuat pembagi tegangan dan resistor 220ohm untuk LED

- Beberapa kabel penghubung ramah papan tempat memotong roti

- dan kabel USB untuk mengunggah kode ke Arduino

Langkah 3: Perakitan

- Hubungkan output 3.3V dari Arduino ke rel positif papan tempat memotong roti

- Hubungkan tanah ke rel negatif papan tempat memotong roti

- Tempatkan LDR di atas papan tempat memotong roti

- Pasang resistor 10K ke salah satu kaki LDR

- Hubungkan pin A0 dari Arduino ke kolom yang sama di mana LDR dan resistor terhubung (Karena LDR mengeluarkan tegangan analog, itu terhubung ke pin input analog pada Arduino. Arduino, dengan ADC bawaannya (Pengubah Analog ke Digital), kemudian mengubah tegangan analog dari 0-5V menjadi nilai digital dalam kisaran 0-1023). - Sekarang hubungkan ujung 10K resistor ke rail negatif - Dan leg kedua (gratis) LDR ke rail positif

Cukup banyak inilah yang kita butuhkan untuk penginderaan cahaya. Sirkuit dasar seperti ini dapat dilakukan tanpa Arduino juga. Namun, jika Anda ingin mencatat nilai dan menggunakannya untuk membuat grafik, jalankan logika lain, dll. Saya akan merekomendasikan Arduino atau ESP8266 atau mungkin ESP32 untuk ini.

Sekarang, karena kami ingin sirkuit kami melakukan sesuatu di dunia nyata selain hanya menampilkan nilai-nilai pada layar komputer kami akan memasang LED ke sirkuit. LED akan menyala saat gelap dan mati saat cerah. Untuk mencapai ini kami akan:

- Tempatkan LED di papan tempat memotong roti

- Hubungkan resistor 220ohm ke kaki panjang (+ ve) LED

- Kemudian kita akan menghubungkan kaki resistor yang lain ke pin nomor 13 (pin digital) dari Arduino

- dan kaki yang lebih pendek dari LED ke rel negatif papan tempat memotong roti

Langkah 4: Kode

ledpin const int = 13;

const int ldrPin = A0;

pengaturan batal () {

Serial.begin (9600);

pinMode (ledPin, OUTPUT);

pinMode (ldrPin, INPUT);

}

void loop () {

int ldrStatus = analogRead (ldrPin);

if (ldrStatus <= 200) {

digitalWrite (ledPin, HIGH);

Serial.print ("DARK-nya, Nyalakan LED:");

Serial.println (ldrStatus);

} lain {

digitalWrite (ledPin, LOW);

Serial.print ("Cerah, Matikan LED:");

Serial.println (ldrStatus);

}

}

Langkah 5:

Sekali lagi terima kasih telah menonton video ini! Saya harap ini membantu Anda. Jika Anda ingin mendukung saya, Anda dapat berlangganan saluran saya dan menonton video saya yang lain. Terima kasih, ca lagi di Instruksi saya berikutnya.

Artikel Terkait