Memahami Tabel Unsur Berkala

Semua angka, huruf, dan warna Tabel Unsur Berkala tampak agak berlebihan. Ini adalah panduan yang dirancang untuk mengurangi kebingungan yang banyak dari kita miliki tentang alat kimia yang paling berguna. Mari kita mulai.

Langkah 1: Apa yang Anda Butuhkan

1. Salinan Tabel Unsur Berkala dengan legenda warna terkoordinasi.

2. Anda akan memerlukan komputer dengan akses internet jika Anda tidak memiliki salinannya.

3. Otak Anda (sangat penting)

Langkah 2: Memilih Tabel yang Tepat

Anda dapat menemukan tabel periodik yang tidak memiliki warna atau legenda seperti yang ada di atas. JANGAN gunakan tabel periodik seperti ini, ini tidak memiliki informasi yang kita perlukan untuk mempelajari dasar-dasarnya.

Langkah 3: Biasakan Diri Anda dengan Meja Anda

Sekarang Anda telah memilih tabel yang berguna, perhatikan bagian yang berbeda yang dibedakan berdasarkan warna. Ini adalah kategori elemen seperti logam dan bukan logam. Perhatikan juga bahwa setiap blok memiliki angka dan huruf unik untuk mengidentifikasi elemen.

Langkah 4: Legenda

Legenda adalah alat lurus ke depan yang dirancang untuk membantu Anda dengan mudah mengidentifikasi kategori apa elemen diklasifikasikan berdasarkan warna dalam tabel periodik Anda. Dalam legenda di atas, jika suatu elemen diarsir ungu, elemen itu adalah bukan logam dan seterusnya.

Langkah 5: Angka dan Surat

Setiap elemen dalam tabel periodik memiliki bloknya sendiri. Di dalam blok-blok ini teridentifikasi angka dan huruf. Nomor di bagian paling atas disebut nomor atom dan itu mewakili jumlah proton dalam satu atom unsur. Untuk elemen helium (ditunjukkan di atas) nomor atomnya dua. Huruf-huruf di setiap blok mewakili simbol atom. Ini pada dasarnya adalah singkatan dari nama elemen. Simbol atom untuk helium (ditunjukkan di atas) adalah Dia. Terakhir, nomor di bagian bawah setiap blok adalah nomor massa atom elemen. Angka ini mewakili berat rata-rata satu atom unsur termasuk proton dan neutron. Dalam kasus helium, jumlah massa atom adalah 4, 00.

Langkah 6: Grup

Perhatikan bahwa setiap kolom vertikal dari tabel periodik di atas ditandai oleh satu set pengidentifikasi (1A, 2A, 3B, 4B dll ...). Ini dikenal sebagai kelompok. Elemen-elemen diatur dalam kelompok-kelompok vertikal ini karena mereka berbagi sifat yang sama satu sama lain.

Langkah 7: Periode

Unsur-unsur juga disusun secara horizontal dalam baris yang disebut periode (Ditampilkan di atas periode 1-7). Elemen-elemen dalam setiap periode tidak ditempatkan di sana secara acak. Sama seperti elemen dalam grup, elemen dalam periode tertentu semuanya memiliki properti yang sama.

Langkah 8: Meningkatkan Nomor Atom

Anda mungkin telah memperhatikan bahwa tabel periodik juga diatur dalam urutan peningkatan nomor atom. Hidrogen (H) adalah elemen pertama dengan nomor atom 1. Dimulai dengan hidrogen di kiri atas tabel, nomor atom meningkat dari kiri ke kanan dan atas ke bawah. Namun, pemesanan ini tidak menunjukkan ukuran elemen.

Langkah 9: Radius Atom (Ukuran Atom)

Radius atom disusun mulai dari kanan atas tabel dengan helium (He) sebagai elemen terkecil. Ukuran meningkat di atas meja dari kanan ke kiri dan atas ke bawah dengan elemen di kiri bawah tabel (francium Fr) menjadi yang terbesar dari semua elemen.

Langkah 10: Uji Pengetahuan Anda

1. Berapa nomor atom N (nitrogen)?

2. Berapa massa atom Na?

3. Sebutkan dua elemen dalam grup 8A.

4. Sebutkan dua elemen dalam periode 2.

5. Atur elemen-elemen berikut dalam urutan meningkatkan jari-jari atom (terkecil ke terbesar). Cl, O, C.

Artikel Terkait