Membuat Drive USB Multiboot (All-In-One).

Saya selalu ingin USB boot All-in-One melakukan hal berikut:

1. Lakukan instalasi baru Windows.

2. Gunakan Macrium Reflect untuk mencadangkan dan memulihkan PC saya.

3. Minta semua pemasang program saya yang diperlukan, driver perangkat keras, Macrium Reflect gambar cadangan, file pribadi dll.

Baca terus bagaimana saya melakukan ini!

Langkah 1: Perangkat Keras

Setiap drive USB akan dilakukan tetapi saya lebih suka tipe 3.0 untuk akses yang lebih cepat. Tipe 3.1 jarang saat ini tetapi di masa depan saya akan mendapatkan beberapa. Ada flash drive dengan sakelar proteksi tulis dan saya sangat merekomendasikan ini sebagai drive USB penyelamat all-in-one (Anda tidak ingin virus melintas). Kapasitasnya bisa sebesar finansial yang masuk akal (saya menggunakan 32Gb).

Langkah 2: Perangkat Lunak.

WinSetupFromUSB! Program freeware yang rapi ini memungkinkan beberapa platform boot dimasukkan ke satu drive USB fisik. Unduhan tersedia di situs web mereka:

//www.winsetupfromusb.com/downloads/

Ini adalah file zip yang sekali diperluas memungkinkan Anda untuk memilih versi 32 atau 64bit.

Langkah 3: Menggunakan WinSetupFromUSB

Pertama pasang drive USB target ke PC dan buka exe untuk WinSetupFromUSB. Selanjutnya centang kotak 'Format otomatis dengan FBinst'.

Saya tidak menggunakan UEFI dalam opsi boot BIOS saya jadi saya memformat drive menggunakan NTFS. Ini memungkinkan saya untuk menyalin file besar (> 4Gb) ke drive USB. Jika Anda berencana untuk menggunakan ini pada sistem boot UEFI kemudian format ke FAT32 (tetapi Anda kehilangan kemampuan untuk menyalin file besar).

Selanjutnya, dalam kasus saya sejak saya menggunakan Macrium Reflect dan Windows8.1, centang kotak centang Windows Vista / 7/8/10 .... Klik tiga titik dan telusuri file gambar. Sebuah peringatan akan muncul mengenai sistem file NTFS, cukup klik OK dan lanjutkan mencari file gambar iso. Setelah dipilih, klik tombol GO.

4 kotak pesan akan muncul berturut-turut: klik YES YES YES OK OK. Proses akan dimulai untuk aplikasi boot pertama yang ditulis. Setelah selesai, cukup klik OK tambahkan yang lain yang ingin Anda sertakan dengan mencentang kotak yang sesuai. Untungnya setelah aplikasi boot pertama ditulis, kotak centang Autoformat tidak dicentang.

Setelah aplikasi boot ditulis, Anda dapat menyalin di semua folder yang berisi installer, file pribadi, gambar cadangan PC dll. Saya lebih suka memiliki satu folder pada drive root USB untuk membuang barang-barang pribadi saya (Anda dapat memiliki banyak sub-folder di sana sesuai keinginan Anda).

Langkah 4: Menggunakan Drive USB MultiBoot Baru!

Jadikan PC target boot dari drive USB. Menu latar belakang biru akan menampilkan daftar semua opsi. Dua yang pertama akan membawa Anda ke beberapa aplikasi boot. Opsi terakhir akan mem-boot dari drive internal (utama) PC.

Sekarang Anda memiliki beberapa USB yang mampu melakukan booting lengkap dengan file aplikasi dan data pribadi! Tidak perlu lagi berjalan-jalan dengan banyak drive untuk memperbaiki PC!

Harap dicatat bahwa Anda dapat menambahkan sebanyak mungkin gambar yang dapat di-boot ke drive usb ini. Pastikan kapasitas penyimpanan drive dapat mengakomodasi semua yang Anda butuhkan. Selamat bersenang-senang!

Artikel Terkait