Arduino Basic Tutorial

Halo semua. Saya Zubayer Tahmid dari Bangladesh,

mewakili Rajuk Uttara Model College.

Hari ini saya menulis tutorial yang sangat mendasar tentang Arduino. Saya telah mencari banyak di berbagai situs web browsing melalui internet, tetapi saya tidak mendapatkan tutorial yang menjelaskan atau membahas tentang konsep dasar Arduino. Jadi, mari kita mulai.

Langkah 1: Apa itu Arduino?

Arduino adalah papan pengembangan perangkat keras sumber terbuka yang menggunakan mikrokontroler AVR sebagai unit pengendali utamanya. Arduino umumnya digunakan untuk membuat proyek elektronik atau robot yang tertanam. Arduino adalah produk terbaik bagi pemula untuk belajar tentang dasar-dasar elektronik dan robot yang tertanam.

Langkah 2: Papan Arduino dan Instalasi

Sebelum mulai bekerja dengan Arduino, kami membutuhkan papan Arduino.

Ada banyak jenis papan Arduino, yaitu, Arduino Uno, Arduino Mega, Arduino Nano, Arduino Due, Arduino Fio dll. Tapi saya kira, Arduino Uno adalah papan terbaik untuk mempelajari dasar-dasarnya.

Untuk mengunggah kode tertulis kami di papan Arduino, kami harus mengunduh Arduino IDE dari situs webnya. Saya memberikan Anda tautan: //www.arduino.cc/en/Main/Software

Setelah menyelesaikan proses instalasi, ketika kita membuka Arduino dengan baik, itu akan terlihat seperti foto di atas.

Langkah 3: Arduino IDE

Sekarang beri tahu kami tentang bagian-bagian berbeda dari Arduino IDE.

1: Ini tombol untuk memverifikasi kode tertulis kamu
akan mengunggah di Dewan Arduino.

2: Ini tombol untuk mengunggah kode Anda di Arduino Board.

3: Ini untuk membuka unit baru.

4: Ini untuk membuka kode Anda sebelumnya.

5: Ini untuk menyimpan kode Anda.

Di bagian alat, kita harus memilih papan Arduino kita
sedang menggunakan.

Setelah memilih papan Arduino, kita harus memilih
port komputer kami mendeteksi Papan Arduino. Tetapi port ini harus dipilih setelah mencolokkan papan Arduino di komputer.

Langkah 4: Bagian-bagian Pemrograman Arduino

Pada langkah ini kita akan belajar tentang bagian-bagian berbeda dari program Arduino.

Kode yang akan kita tulis di bagian pertama akan dijalankan oleh Arduino hanya untuk satu kali.

Mari kita ambil contoh. Jika kita ingin 13 tidak. pin dari Arduino sebagai Output, maka kita akan menulis pinMode (13, OUTPUT) di bagian ini. Dan lagi jika kita menginginkannya sebagai Input, maka kita akan menulis pinMode (13, INPUT). Jika Arduino membaca perintah ini untuk satu kali, maka perintah 13 no. pin seperti yang diarahkan, Input atau Output.

Di sisi lain, kita akan menulis kode yang ingin kita jalankan terus menerus oleh Arduino di bagian kedua.

Langkah 5: Bagian dari Arduino

Pada langkah ini kita akan tahu tentang berbagai bagian Arduino.

1: Ini semua pin digital Arduino Uno.

2: Ini adalah header ICSP dari Arduino yang dengannya kita dapat mem-boot Arduino Firmware pada AVR Microcontroller.

3: Ini adalah mikrokontroler AVR utama dari Arduino.

4: Pin ini adalah pin catu daya Arduino.

5: Ini adalah pin Analog.

6: IC ini adalah USB to Serial Converter.

7: Ini adalah LED Tx Rx.

8: Ini adalah LED internal untuk pengguna yang terhubung ke pin digital 13.

9: Ini adalah port USB untuk menghubungkan ke komputer.

10: Ini adalah port daya untuk memberi kekuatan pada Arduino.

11: Ini adalah tombol untuk me-restart papan Arduino.

Langkah 6: Proyek LED Berkedip

Kami akan berhasil mempelajari Arduino dengan membuat berbagai proyek kreatif dan dengan mengasah kreativitas kami sendiri. Sekarang, mari kita buat proyek LED berkedip sederhana.

Sirkuit dasar dan proses kerja proyek kami:

LED akan dihubungkan oleh resistor 2k di pin digital no. 13 dari Arduino. Led akan berkedip sesaat, dan akan berhenti berkedip sesaat.

Pemrograman:

/ * Proyek Berkedip Arduino

* oleh Zubayer Tahmid

* /

pengaturan batal () {

pinMode (13, OUTPUT);

}

void loop () {

digitalWrite (13, HIGH);

keterlambatan (1000);

digitalWrite (13, LOW);

keterlambatan (1000);

}

Dalam fungsi void setup (), kami telah mendeklarasikan nomor 13 no. pin sebagai output. Kemudian pada fungsi void loop () kita memerintahkan Arduino untuk memberikan nilai TINGGI dalam 13 no. pin. Lalu kami telah memberi penundaan 1000 milidetik. Kemudian kami telah memerintahkan Arduino untuk memberikan nilai RENDAH di nomor 13 no. pin. Kemudian kami kembali memberi penundaan 1000 milidetik. Setelah mengunggah kode di Arduino, itu akan berfungsi seperti yang telah kita arahkan dalam kode.

Langkah 7: Kesimpulan

Saya harap Anda dapat mempelajari beberapa dasar-dasar Arduino. Anda harus terus berlatih Arduino untuk menguasainya. Jika Anda menemukan kesalahan dalam tutorial saya, maka tolong beri tahu saya melalui email saya atau komentar di bagian komentar. Jika saya mendapatkan respons yang baik dalam tutorial ini, maka saya akan membuat tutorial seri lengkap tentang dasar-dasar robotika Arduino dan juga beberapa tutorial lanjutan tentang Arduino. Semoga Anda mendapatkan pengalaman yang sangat menyenangkan di dunia elektronik tertanam.

Email Saya:

Artikel Terkait